Header Ads

Cars 2

cars 2 poster

Mungkin banyak orang akan mengingat bahwa pixar pada tahun ini benar – benar gagal apresiasi positif dari para kritikus. Betul. Setelah lebih dari satu dekade (dan sebelas film) yang hampir selalu dipuja-puja kritikus, Cars 2 menjadi film pertama Pixar yang gagal secara kualitas dan komersial. Entah apa yang dipikirkan pixar. film cars yang pertama saja bisa dibilang tidak terlalu disukai.Mungkin John Lasseter hendak mengubahnya dengan Cars 2 tetapi malahan terjerembab lebih dalam.

Beberapa tahun sudah berlalu sejak era Cars pertama. Lightning McQueen masih salah seorang racer paling hebat di Amerika dan memenangkan beberapa piala Piston. Akan tetapi kepribadian dari McQueen sudah jauh berubah dari sebelumnya. Ia bukan lagi sosok sombong tetapi sosok rendah hati yang tak lupa dengan asalnya dari Radiator Springs. Dia masih sering pulang setelah perlombaan untuk bertemu dengan Sally maupun Mater, sekaligus untuk mengenang jasa sang mentor Doc Hudson yang kini telah tiada. Akan tetapi undangan dalam lomba balap Grand Prix dunia mengubah segalanya.

World Grand Prix yang dihelat dalam tiga seri: Jepang, Italia, dan Inggris jelas jauh lebih besar dibandingkan Piston Cup yang hanya terkungkung di Amerika. Karena diminta Sally, McQueen terpaksa membawa Mater turut serta. Well, ada alasan kenapa McQueen selama ini ragu sih, soalnya Mater kan tingkah lakunya kadang-kadang… nyentrik. Tak disangka-sangka, kali ini justru Mater yang terlibat dengan urusan sindikat kriminal dan menjadi seorang agen rahasia yang harus menyelamatkan dunia mobil!

 

Bila pada film pertama tokoh utama yaitu Lightning McQueen sebagai tokoh sentral. sang sidekick Mater lah yang menjadi fokus utama. Mater adalah sebuah tow truck yang lumayan naif tetapi termasuk teman yang loyal. Hubungan pertemanan antara Mater dan McQueen diuji disini, dimana pada awalnya McQueen terasa ingin 'menjaga jarak' kepada Mater. Hadir sebagai rekan-rekan Mater adalah seorang agen rahasia mobil profesional Finn McMissile dan Holly Shiftwell. Keduanya menjadi tandem Mater dalam mengungkap kejahatan.

Kenapa cars 2 begitu banyak sekali celaan? karena ini adalah film buatan pixar. Pixar adalah studio film yang selalu membuat film animasi dengan kualitas yang bagus, secara tidak langsung apapun yang ditawarkan pixar selalu dengan expetasi tinggi. mingkin bila film ini dibuat oleh studio lain akan lain ceritanya.

Kejeniusan Pixar sebenernya bisa dilihat juga dalam film ini. Selain homage pada film spy thriller pada umumnya, Cars 2 juga meluaskan animasi karakter bukan hanya mobil-mobil biasa saja. Mulai ada pesawat, kapal laut hingga mobil-mobil yang disesuaikan dengan kondisi dan negara tempat Cars ber-setting. Misalnya mobil F1 pada karakter Francesco atau mobil-mobil yang menyesuaikan dengan bentuk wanita-wanita Jepang yang kecil atau seperti pemain sumo. Menjadi sebuah hiburan tersendiri melihat betapa kreatifnya para Pixar 'wizards' bekerja. Dan bukan Disney-Pixar namanya kalo tidak memberikan bumbu inspirasi dalam kisah film-filmnya. Cars 2 mengajarkan hal-hal klise dalam film animasi tetapi disini dioles menjadi sedikit lebih menarik. Hal-hal seperti persahabatan, underdog, don't judge a book by its cover hingga perjuangan from zero to hero. Pixar juga lagi-lagi menyisipkan go-green issue lewat tekhnologi bahan bakar alternatif dengan berbagai pro dan kontra nya. Tak lupa dengan sebuah 'tribute' terselubung untuk alm. Paul Newman yang pada film pertama mengisi suara Doc Hudson lewat pengubahan nama Piston Cup menjadi Hudson Cup dalam film ini. Hal ini lah yang sering gw suka dengan film-film Disney Pixar, mereka memang gak pernah main-main dalam membuat film.

well menurut gue memang tak ada gading yang tak retak. meskipun pixar selalu menghadirkan sebuah suguhan film animasi yang luar biasa ada kalanya bila mereka tidak menghasilkan sesuai apa yang diharapkan penonton. well meskipun film ini tidak seperti film pixar lainnya, film masih patut ditonton oleh seluruh keluarga.

 

Score: 70

Movie Details
Director: John Lasseter
Cast: Owen Wilson, Michael Caine, Larry the Cable Guy
Running Time: 106 Minutes

Tidak ada komentar:

Terima kasih udah memberi komentar :D

Diberdayakan oleh Blogger.